Skip to main content

Posts

Nama                      : Eko Rojana. S.pd.I.,M.A Tempat/Tgl Lahir  : Mendahara Tengah 15-03-1991 Jenis Kelamin       : Laki-Laki Alamat                   : Jl.Palembang RT/RW                    : 006 Kel/Desa                : Mendahara Tengah Kecamatan            :Mendahara Agama                   :Islam Jenjang Pendidikan: 1. SD Mendahara Tengah: 1997-2003 2. MTs Subulussalam: 2003-2006 3. MAK Albaqiatusshalihat: 2006-2009 4. S1 IAIN Bengkulu: 2009-2014 5. S2 UIN SUKA Yogyakarta: 2016-2018 Pekerjaan 1. Kaprodi PIAUD STIT Syekh Burhanuddin Pariaman  2. Dosen UIN Imam Bonjol Padang 3. Dosen STIKes Piala Sakti Pariaman Pengalaman Organisasi -Ketua bidang keorgani...

Khutbah Juma'at 1- Beshalawat Kepada Nabi Muhammad

Khutbah Jum'at "Bershalawat Kepada Nabi Muhammad. Khutbah 1 الحَمْدُ للهِ الْمَلِكِ الدَّيَّانِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَتَابِعِيْهِ عَلَى مَرِّ الزَّمَانِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمُنَـزَّهُ عَنِ الْجِسْمِيَّةِ وَالْجِهَةِ وَالزَّمَانِ وَالْمَكَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ   أَمَّا بَعْدُ، عِبَادَ الرَّحْمٰنِ، فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ المَنَّانِ، الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ: وَمَنْ اَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِيْ فَاِنَّ لَهٗ مَعِيْشَةً ضَنْكًا وَّنَحْشُرُهٗ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ اَعْمٰى Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰٓئِكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ ۗ يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershala...

Jihad Ilmiah 20-Rezki Takkan Kemana, Kalau Nggak Kemana-mana ya nggak dapat Rezki

Anyway, pernah nggak sahabat-sahabat ketika di hampiri titik ke putus-asa-an. Apa yang telah kita lakukan? Merasa perjuangan yang kita lakukan selama ini tidak menghasilkan apapun dan tidak ada gunanya? Jangan begitu ya sahabat! Kita harus bangkit dari jurang ke putus-asa-an itu! Boleh pasrah tapi jangan menyerah. Yuk bisa yuuuuk heheheh. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman,  وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا “ Dan tidak satu pun makhluk bergerak di bumi melainkan dijamin Allah rezekinya .” Allah itu baik banget. Semua mahkluk hidup yang di dunia ini sudah di jamin rezkinya di bumi ini. Entah itu manusia, hewan maupun tumbuh-tumbuhan. Akan tetapi jangan semerta-merta Allah mengatakan begitu, kita malah malas-malasan ya sahabat. Kita tetap harus berusaha juga looo untuk mendapatkan rezki tersebut. Nasi yang di piring pun butuh tangan untuk di suapkan ke mulut. Begitu juga rezki harus di ushakan ya hehe.  Ingat sahabat. Kita sebagai mahkluk yang pal...

فِيْ الشَقَّةِ (Di Apartemen)

  فِيْ الشَقَّةِ أ: أَهْلاً وَسَهْلاً يَا سَيِّدِيْ ب:   أَهْلاً بِكَ أ: أَيُّ خِدْمَةٍ؟ ب: أُرِيْدُ شَقَّةْ أ: لَدَيْنَا شَقَّةُ جَمِيْلَةْ ب: كَمْ غُرْفَةً فِيْ شَقَّةٍ وَاحِدَةٍ؟ أ: فِيْ شَقَّةٍ أَرْبَعُ غُرَفٍ ب: فِيْ أَيِّ دَوْرٍ تِلْكَ الْغُرْفَةُ؟ أ: الْغُرْفَةُ فِيْ الدَّوْرِ السَّابِعِ ب: أُرِيْدُ مُشَاهَدَةَ الشَقَّةْ أ: تَفَضَّلْ هَذِهِ هِيَ الشَقَّةْ! ب: هَذِهِ شَقَّةٌ نَظِيْفَةٌ وَجَمِيْلَةٌ أ: إِلَى اللِّقَاءِ ب: مَعَ السَّلاَمَةُ

فِي الْمَرْكَزِ التِّجَارِيْ (Di Mol)

  فِي الْمَرْكَزِ التِّجَارِيْ أ: أَهْلاً وَسَهْلاً ب: أَهْلاً بِكَ أ: أَيُّ خِدْمَةٍ يَا سَيِّد؟ ب: أَيْنَ مَكَانُ الْمَلاَبِسِ وَمَكَانُ الأَحْذِيَةِ؟ أ: تَفَضَّلْ يَا سَيِّدِىْ تَوَجَّهْ إِلَى الطَّبَقِ الثَّانِيْ، هُنَاكَ يُوْجَدُ نَوْعُ الْمَلاَبِسِ وَنَوْعُ الأَحْذِيَةِ ب: شُكْرًا كَثِيْرًا أ: عَفْوًا، وَقَبْلَ سَتَدْخُلُ إِلَى الدَّاخِلِ، ضَعِ الَحَقِيْبَةَ فِيْ الرَّدْعَةِ فَضْلِكَ يَا سَيِّدِيْ! ب: طَيِّبْ، سَأَسْتَوْدِعُهَا أَوَّلاً أَصْعُدُ إِلَى الدَّوْرِ الثَّانِى

Materi (فِيْ الدُّكْتُوْرِ)

  فِيْ الدُّكْتُوْرِ أ: صَبَاحُ الْخَيْرِ يَا طَبِيْبٌ! ب: صَبَاحُ النُّوْرِ. أَهْلاً وَسَهْلاً تَفَضَّلْ إِجْلِسْ! أ: شُكْرًا جَزِيْلاً يَا طَبِيْبٌ ب: مَا أَصَابَكَ مِنَ الْمَرِضِ؟ أ: شَعُرْتُ بِالْحُمَّ وَالزُّكَمُ وَالصُّدَاءِ ب: مَتَى أَنْتَ تَشْعُرُ بِذَالِكَ كُلِّهِ؟ أ: تَقْرِيْبًا مُنْذُ خَمسَةِ أَيَّامٍ ب: مِنْ فَضْلِكَ إِخْلِعْ بَعْضُ ثَوْبَكَ واسْتَلْقِ عَلَى السَّرِيْرِ أُرِيْدُ أَنْ أَفْصَحَكَ. إِنْتَظِرْ لَحْظَةً سَأَصِفُ لَكَ الدَّوَاءُ لِتَشْتَرِيَةُ الصَّيْدَلِيَّةِ أ: فِيْ أَيَةٍ صَيْدَلِيَّةٍ سَأَشْتَرِيَ الدَّوَاءَ؟ ب: فِيْ صَيْدَلِيَّةٍ بِسْمِ (الشَّفَاءُ) أ: شُكْرًا جَزِيْلاً يَا طَبِيْبُ ب: بَارَكَ اللهُ فِيْكُمْ وَمَتَّعَكُمْ بِصِحَّتِ دَائِمًا   مُفْرَدَاتٌ وَصْفَةُ الطَّبِيْبِ صِحَةٌ مُخَدِّرٌ مُتَخَصَّصٌ عَانَى، قَاسَى الأَلَمَ حَمْلٌ أَلَمُ الأَسْنَانِ أَلَمُ الْبَطْنِ زُكَّامٌ سُعَالٌ صُدَاءُ الرَّأْسِ أَمْرَاضٌ بَاطِنِيٌّ أَمْرَاضٌ السُّكَّرِ أَمْرَاضٌ التَنَّاسُلِيُّ تُوْبِيرْكُوْلُوْسِيسْ...

Jihad Ilmiah Part 19 - Kaedah Penulisan Kata "di" yang Benar

Oleh:Eko Rojana,S.Pd.I,M.A Meneulis adalah sebuah pekerjaan menyenangkan bagi sebagian orang. Ingin aktif menulis dan jadi penulis? Maka ingin jadi penulis harus paham penggunaan kata "di". Sebab hal ini menjadi dasar ilmu dalam kepenulisan untuk menghindari kalimat yang salah dalam kepenulisan. Banyak penulis pada prakteknya keliru dalam menempatkan kata di ini, mulai dari anak SD hingga Profesor sekalipun, sering melakukan kesalahan dalam penulisannya. Lantas bagaimanakah kaedah dalam penulisan kata di ini? Mengutip kita PUEBI: Panduan Umum Ejaan Bahasa Indonesia oleh Eko Sugiarto (2017), ada dua macam penggunaan kata di, yaitu sebagai kata depan dan kata awalan. 1. Kata di sebagai kata depan. Penulisan kata di sebagai kata depan harus terpisah dari kata yang mengikutinya. Biasanya, di sebagai kata depan digunakan di depan kata benda yang menyatakan tempat, nama, waktu dan lokasi. Umumnya di tulis sebagai kata dari. Misalnya, "Di sini" menjadi "dari sini...

Jihad Ilmiah Part 18 - Negara Agama, Agama Negara dan Negara Sekuler

Oleh: Eko Rojana,S.Pd.I,M.A Negara Agama Negara agama ialah Negara yang menjadikan salah satu agama sebagai hukum dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Misalnya di beberapa Negara Islam, seperti Saudi Arbia, Kuwait, Syiria, Yordania, Emirat Arab, Maroko, Brunei Darussalam, Replubik Islam Iran, Replubik Isalam Pakistan, dan sejumlah Negara telik lainnya. Meskipun sama-sama mengklaim diri sebagai Negara Isalam tetapi konsep makro    dan mikro negara-negara tersebut tidak identic satu sama lain. Ada yang menganut pola pemerintahan kerajaan daa ada pemerintahan replubik demokratis. Bagi     mereka, disebut apa saja system pemerintahan itu, bila Alquran dan Hadis menjadi konstitusi tertinggi dalam Negara, maka tetap dikatakan sebagai Negara Islam. Agama Negara Ada Negara yang tidak secara eksplisit mengklaim diri sebagai negara tertentu, tetapi mengklaim agama tertentu sebagai agama resmi negara. Bedanya dengan negara Islam, negara ini tetap tidak ingin diklaim s...

Popular posts from this blog