Anyway, pernah nggak sahabat-sahabat ketika di hampiri titik ke putus-asa-an. Apa yang telah kita lakukan? Merasa perjuangan yang kita lakukan selama ini tidak menghasilkan apapun dan tidak ada gunanya? Jangan begitu ya sahabat! Kita harus bangkit dari jurang ke putus-asa-an itu! Boleh pasrah tapi jangan menyerah. Yuk bisa yuuuuk heheheh.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman,
وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا
“Dan tidak satu pun makhluk bergerak di bumi melainkan dijamin Allah rezekinya.”
Allah itu baik banget. Semua mahkluk hidup yang di dunia ini sudah di jamin rezkinya di bumi ini. Entah itu manusia, hewan maupun tumbuh-tumbuhan. Akan tetapi jangan semerta-merta Allah mengatakan begitu, kita malah malas-malasan ya sahabat. Kita tetap harus berusaha juga looo untuk mendapatkan rezki tersebut. Nasi yang di piring pun butuh tangan untuk di suapkan ke mulut. Begitu juga rezki harus di ushakan ya hehe.
Ingat sahabat. Kita sebagai mahkluk yang paling sempurna di muka bumi ini yang di berikan akal dan fikiran, hendaknya selalu bekerja keras untuk mendapatkan anugrah dari Allah SWT. Karna Allah akan meanugrahkan rezki yang baik-baik kepada mahkluk yang di ciptakanNya.
Allah SWT berfirman:
وَرَزَقْنٰهُمْ مِّنَ الطَّيِّبٰتِ وَفَضَّلْنٰهُمْ عَلٰى كَثِيْرٍ مِّمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيْلًا
Kami anugerahkan pula kepada mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka di atas banyak makhluk yang Kami ciptakan dengan kelebihan yang sempurna. (QS. Al-Isra' 17: 70).
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ أَوْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Dari Anas bin Malik radhiallahu'anhu berkata; Aku pernah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, "Siapa yang ingin diluaskan rezekinya atau meninggalkan nama sebagai orang baik setelah kematiannya, hendaklah dia menyambung silaturrahim". (HR. Bukhari No. 2067).
Boleh jadi rezekimu berupa keselamatan dan kesehatan. Mungkin juga ditutupi setiap kesalahanmu atau diselamatkan dari keburukan, atau orang suka padamu. Atau keluarga yang menghangatimu. jangan membatasi rezeki pada materi. (Habib Luthfi bin Yahya).
Jangan ukur rezeki dengan materi, syukuri walau sedikit agar Allah memberi yang banyak. Bisa jadi yang Allah berikan kepada anda bukan materi, tapi ketenangan hati, itu lebih mahal. (Prof. M. Quraish Shihab).
Janganlah mencemaskan rezekimu. Jika kamu ingin terus dilimpahi rezeki dan keberkahan dari Allah, maka kamu harus menjaga ketaatan, bertobat, dan istiqamah di jalan Allah. (KH. Agoes Ali Masyhuri).
Jika kamu bekerja jangan hanya berniat sekedar untuk mencari rezeki, namun bercita-citalah agar dirimu semakin dekat dengan Allah, sang Pemberi Rezeki. (KH. Ahmad Mustofa Bisri).
Comments
Post a Comment